Tekad David Laly Beri Kemenangan untuk Felcra FC – wm-centre.com

fifacash Gelandang Felcra FC asal Indonesia, David Laly, berambisi membawa timnya meraih kemenangan perdana pada Liga Premier Malaysia melawan Serawak di Stadion Negeri, Kuching, Sabtu (10/2/2017) sore waktu setempat.

Felcra belum mampu mencicipi kemenangan dalam sepasang laga yang sudah dilewatinya sejauh ini.

Tim berjulukan The Rival tersebut hanya mampu meraih dua poin setelah ditahan dengan skor identik 1-1 oleh PDRM dan Sabah.

Hasil tersebut mengecewakan bagi tim besutan Tarcisio Pugliese mengingat dua laga tersebut digelar di kandang sendiri, yakni Stadion Shah Alam.

Baca juga : David Laly Kurang Puas dengan Debutnya di Liga Malaysia

Sebagai pemain impor, David menyerukan kebangkitan tim untuk meraih kemenangan.

“Kami sudah dua kali kehilangan poin. Jadi, otomatis kami semua harus kerja keras untuk mendapatkan poin sempurna di laga away nanti,” kata David kepada BolaSport, Jumat (9/2/2018).

Sejauh ini, David mendapatkan kepercayaan penuh dari sang pelatih. Dalam dua laga, pemain asal Papua tersebut dimainkan sebagai starter.

“Saya main 90 menit pada laga terakhir. Pada menit akhir, saya bawa bola melewati pemain belakang. Lawan terus melanggar saya di kotak penalti. Namun, teman yang menendang penalti gagal mencetak gol,” ujar David.

David Laly menjamu wartawan di apartemennya di Kuala Lumpur Sabtu (3/2/2018).
David Laly menjamu wartawan di apartemennya di Kuala Lumpur Sabtu (3/2/2018).(Kompas.com/Ferril Dennys Sitorus)

David pun berambisi mengulang penampilan serupa demi membawa tim meraih kemenangan.

“Kalau Tuhan kehendaki, saya ingin mencetak gol,” tutur eks pemain Persib Bandung itu.

David Laly merupakan satu dari pemain Indonesia yang mencoba peruntungan di liga Malaysia musim 2018 bersama Evan Dimas, Ilham Udin Armaiyn, Achmad Jufriyanto, dan Ferdinand Sinaga.

Jumlah tersebut mungkin bertambah dengan Andik Vermansah, yang disebut tengah menjalani pemeriksaan medis di tim Kedah FA.

Kakak Ramdani Lestaluhu Bawa Maehanu Juarai Liga Remaja UC News

Jakarta – Liga Remaja UC News sampai juga pada partai puncak. Turnamen yang digagas UC, anak perusahaan Alibaba Group, ini akhirnya dimenangi tim Maehanu setelah bermain sengit melawan Tulehu Putra dengan skor tipis 1-0 di Lapangan Masariku, Waeheru, Ambon, Maluku, Kamis (30/11/2017) WIT.

Pertandingan antara Maehanu dengan Tulehu berlangsung seru dan masih dalam suasana kekeluargaan. Pada babak pertama, Maehanu melancarkan serangan tapi belum bisa berbuah gol. Peluang-peluang juga dimiliki Tulehu Putra tetapi 30 menit awal ini diakhiri dengan skor imbang tanpa gol.

Gol akhirnya tercipta pada menit ke-37 hasil torehan Dani Kiat, pemain pengganti yang masuk menit 27. Tulehu Putra mencoba untuk menyamakan skor tetapi bola tidak kunjung mendarat di dalam gawang lawan. Skor 1-0 untuk keunggulan Maehanu bertahan hingga pertandingan usai.

Maehanu akhirnya bisa menang dengan belajar dari performa yang kurang baik pada partai semifinal. Evaluasi dan motivasi menjadi 2 kunci kemenangan mereka atas Tulehu Putra.

“Kami melakukan evaluasi dari pertandingan semifinal. Kami memberi motivasi kepada anak-anak sehingga mereka lebih enjoy saat menghadapi Tulehu Putra di final. Mereka bisa bermain dengan lepas, main dengan kualitas yang dimiliki,” kata Muhammad Jais Lestaluhu, Pelatih Kepala SSB Maehanu.

“Kami dari Maehanu mengucapkan terima kasih kepada pemain karena sudah melakukan yang maksimal sehingga hasil yang ingin dicapai terkabul,” lanjut Jais, yang merupakan kakak kandung dari gelandang Persija Jakarta, Ramdani Lestaluhu.

Sementara itu, pada partai perebutan posisi ketiga diraih tim SSB Hattu setelah menang 1-0 atas Galunggung FC. Gol kemenangan Hattu dicetak Akpen saat pertandingan baru berjalan tujuh menit.

Turnamen seperti Liga Remaja UC News diharapkan akan hadir pada masa depan di Kota Ambon. Pentingnya turnamen bagi para pesepak bola belia juga disampaikan oleh Jais Lestaluhu.

“Harapan kami dari tim Maehanu ke depan akan ada turnamen seperti ini di Kota Ambon khususnya. Turnamen seperti ini membantu anak-anak juga menyalurkan bakatnya. Saya selaku pelatih dan mewakili dari tim Maehanu mengucapkan terima kasih kepada UC News,” ujar mantan pemain Persik Kediri ini.

Timnas Indonesia Gulung Brunei 4 Gol Tanpa Balas

Banda Aceh – Timnas Indonesia meraih kemenangan telak 4-0 atas Brunei Darussalam dalam pertandingan pertama mereka di Aceh World Solidarity Tsunami Cup (AWSTC) 2017 yang digelar di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu (2/12/2017). Kemenangan telak ini membawa Tim Garuda untuk sementara berada di puncak klasemen turnamen tersebut.

Hansamu Yama Pranata mencetak gol pertama pada menit ke-18. Memanfaatkan umpan sepak pojok Septian David Maulana, Hansamu Yama sempat menanduk bola dan tertahan karena permukaan lapangan yang becek di depan gawang. Namun, dengan cepat bek tengah Timnas Indonesia itu menyambar kembali bola dan menceploskan ke dalam gawang.

Septian David Maulana mencetak gol kedua melalui set piece hanya empat menit setelah gol pertama tercipta. Tembakan gelandang serang Timnas Indonesia ini sulit diantisipasi kiper Brunei karena bola memantul ke lapangan yang becek dan terkena tiang gawang sebelum akhirnya masuk ke dalam gawang.

Kedudukan 2-0 bertahan hingga babak pertama usai. Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, mencoba merotasi pemainnya di awal babak kedua dengan memasukkan Saddil Ramdani dan Ilham Udin Armaiyn untuk menggantikan Septian David Maulana dan Febri Hariyadi yang tampil cemerlang di 45 menit pertama.

Selama 15 menit pertama babak kedua, Timnas Indonesia mendapatkan beberapa peluang, termasuk peluang emas Spasojevic di depan gawang Brunei Darussalam. Namun, tim asuhan Luis Milla itu belum bisa menambah keunggulan. Luis Milla pun kembali melakukan penyegaran dengan memasukkan Muhammad Arfan menggantikan Muhammad Hargianto yang menjadi pilar di lini tengah.

Akhirnya Timnas Indonesia berhasil memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-69 melalui gol yang dicetak oleh Fachruddin Aryanto. Berawal dari set piece Ilija Spasojevic yang membentur pagar penghalang, Putu Gede Juni Antara mendapatkan bola di sisi kiri kotak penalti dari gawang Brunei Darussalam. Putu Gede pun melepaskan umpan silang yang disambut dengan tandukan kepala keras yang dilakukan Fachruddin.

Unggul tiga gol, Luis Milla mengubah strategi dengan menarik keluar Ilija Spasojevic dan memasukkan Yabes Roni. Pelatih asal Spanyol itu pun menerapkan strategi false nine dengan Ilham Udin Armaiyn yang masuk di awal babak kedua menjadi pengganti peran Spasojevic.

Timnas Indonesia hampir saja menambah keunggulan menjadi empat gol pada menit ke-78 setelah Ilham Udin Armaiyn melakukan pergerakan dengan kecepatan tinggi dan memberikan umpan silang di sudut sempit saat kiper Brunei, Hamie Anak, maju menyergap. Sayang tak ada pemain yang menyambut bola umpan yang terhenti karena genangan lumpur di depan gawang Brunei.

Yabes Roni berhasil menambah lagi keunggulan Timnas Indonesia menjadi 4-0 pada menit ke-89. Berawal dari sundulan kepala Ilham Udin Armaiyn yang menerima umpan panjang, bola mengarah ke depan gawang Brunei Darussalam dan disundul lagi oleh Hanif Abdurrauf Sjahbandi, dan akhirnya disambar oleh Yabes Roni yang tak jauh dari posisi Hanif untuk menjebol gawang Brunei.

Timnas Indonesia pun berhasil meraih kemenangan telak 4-0 dalam pertandingan pertama mereka di Aceh World Solidarity Tsunami Cup 2017 dan untuk sementara berada di puncak klasemen setelah pada pertandingan lain Kyrgyzstan menang 3-0 atas Mongolia, yang merupakan lawan kedua Timnas Indonesia pada Senin (4/12/2017).

Susunan pemain:

Timnas Indonesia (4-3-3): Andritany Ardhiyasa (kiper); Fachruddin Aryanto, Hansamu Yama Pranata, I Putu Gede Juni Antara, Ricky Fajrin (bek); Hanif Sjahbandi, Hargianto, Septian David Maulana (tengah); Miftahul Hamdi, Febri Haryadi, Ilija Spasojevic (depan).

Pelatih Luis Milla

Timnas Brunei (4-3-3): Hamie Anak (kiper), Faezuddin, Mohd Aman AWG, M Faiz Farhan, M Nur Ikhmal (bek); Suhaimi, Hamizan Aziz, M. Yusof (tengah); Abdul Aziz Ali, M. Syarafuddin, Razimeie Ramli (depan).

Pelatih: Stephen Ng